7 Cara Paling Ekstrem untuk Bermain Sepakbola

​Banyak cara untuk memainkan olahraga terpopuler di dunia ini. Tidak hanya di dalam atau luar ruangan saja. Ada yang memakai cara-cara ekstrem untuk menikmati permainan indah ini.


Anda mungkin sudah tahu beberapa di antaranya. Mari kita lihat cara-cara apa saja.

7. Sepak Bola Api (Indonesia)

Untuk yang satu ini kemungkinan besar Anda sudah tahu. Tiap bulan Ramadan di beberapa tempat di Indonesia mengadakan ajang sepak bola api. Cara memainkannya bermacam-macam.


Namun, secara umum ada dua tim yang berusaha menguasai bola dan mencetak gol ke gawang lawan. Bolanya dari batok kelapa yang dibakar hingga berapi lalu dipakai untuk bermain.


Sepertinya model ekstrem yang satu ini butuh pengembangan dalam hal teknik sundulan. Kabarnya di Selandia Baru juga ada tradisi semacam ini.

6. Sepak Bola Salju (Kanada)

Yang satu tadi sepak bola panas. Yang ini sepak bola dingin. Cuaca di wilayah dekat kutub Utara ini tak mengganggu orang-orang Kanada dalam menjalankan aktivitas harian termasuk sepak bola.


Arenanya ada yang di atas danau beku di Winnipeg. Klip di atas adalah ajang yang diadakan sebelum Piala Dunia Wanita 2015. Brrrrr...

5. Sepak Bola Lumpur (Finlandia)

Oke, setelah dua macam sepak bola dalam suhu yang bertolak belakang itu, ada lagi yang satu ini. Sepak bola di dalam lumpur mungkin tak akan bisa diikuti oleh pemain bola api dan es karena butuh ketrampilan berbeda.


Sepak bola ekstrem di dataran Skandinavia ini sampai membuat turnamen tahunan sejak 1998. Masing-masing tim terdiri dari 6 orang dan permainan hanya 10 menit per babak.


Video yang satu ini menampilkan Piala Dunia yang diadakan di Finlandia, di mana Swedia meraih gelar juara di kategori wanita, sedangkan tim pria didominasi Finlandia.

4. Sepak Bola Bukit (Norwegia)

Untuk yang satu ini bukan soal ekstrem cuacanya atau suhu bolanya. Sepak bola yang satu ini juga berkembang di Skandinavia. Mungkin sulit bertumbuh karena mencari lapangan yang sesuai bakal sulit. Nama aslinya Skråningsfotball atau sepak bola bukit.


Namun, intinya bukan bermain sepak bola di atas bukit. Lapangannya yang miring seperti bukit. Bisa jadi ketika terjadi pelanggaran, beberapa pemain berguling dan bertumpuk sampai ke sisi terendah.

3. Sepak Bola Gajah (Nepal)

Yang model begini sebetulnya di Indonesia juga ada. Kami memunculkan yang di tempat lain supaya lebih beragam tempatnya. Ini bukan soal skandal di Piala Tiger 1998.


Di Nepal juga ada permainan sepak bola dengan menggunakan gajah sebagai pemainnya. Lebih tepatnya sepak bola menunggang gajah. Mungkin ini salah satu yang paling berbahaya karena jika terjatuh dan terinjak tungganannya: C.E.L.A.K.A.


Selain di Nepal, sepak bola gajah juga ada di Thailand sejak 1960-an.

2. Sepak Bola Gelembung (Multinegara)

Yang satu ini lebih kontemporer. Ada peralatan mahal yang harus dibuat untuk bisa memainkannya. Bahkan Lionel Messi kesulitan memainkannya.


Intinya, manusia masuk ke dalam gelembung, hanya kedua kaki saja yang bebas bergerak, lalu berusaha memainkan sepak bola seperti biasa.


Belum ada aturan standar tentang jumlah pemain. Di Norwegia ada yang 5 vs 5 dengan kontak fisik lebih sering dan di dalam ruangan.

1. Sepak Bola Barbar (Italia)

Permainan ini disebut Calcio Storico (Sepak Bola Historis). Sebab, orang-orang Italia mengklaim merekalah pencipta sepak bola modern, yaitu sejak abad ke-16 masih di Florence, tempat lahirnya seniman-seniman besar macam Leonardo da Vinci.


Permainan yang tergolong keras ini diadakan di Piazza Santa Croce tip Juni, di mana tim beranggotakan 27 pemain saling adu di atas lapangan berpasir. Cara bermainnya barbar.


Tak ada pergantian pemain, tandukan, pukulan, dan sikutan diperbolehkan. Menurut catatan sejarah, orang-orang Romawi membuat permainan brutal ini untuk melatih prajurit di medan tempur.


Jadi, siapa bilang pemain Italia itu suka diving?